Tampilkan postingan dengan label Republika Penerbit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Republika Penerbit. Tampilkan semua postingan

Minggu, 17 Desember 2017

[Resensi Novel] Sang Penandai - Tere Liye



[Identitas Buku]
Judul Buku        : Sang Penandai
Penulis               : Tere Liye
Penerbit              : Republika Penerbit
Cetakan              : Cetakan Ke-9
Tahun Terbit       : November 2016
Halaman             : 295 Halaman
ISBN                  : 978 - 6029 - 888 - 324
Rating                 : 3.5 / 5 💫
****
[Blurb]
Duhai, apakah kau akan memilih mati ketika cinta sejatimu tidak terwujudkan? Ataukah hanya bisa memeluk lutut, menangis tersedu, bersembunyi di balik pintu seperti anak kecil tidak kebagian sebutir permen? 

Minggu, 14 Mei 2017

[Resensi Novel] Seruni – Almas Sufeeya



[Identitas Buku] 
Judul Buku : Seruni 
Penulis       : Almas Sufeeya 
Penerbit     : Republika Penerbit
Cetakan     : Cetakan Ke-1
Tahun Terbit : Februari 2017
Halaman     : 239 Halaman
ISBN         : 978-602-0822-39-6
Harga         : Rp. 44.000,- (setelah diskon 20% via http://bukurepublika.id/products/detail/284/Seruni )
My Rating  : 3 / 5 *
***
[Blurb]
Seruni tak menyesal meninggalkan segala hal yang menjadi tumpuan hidupnya selama bertahun-tahun di negeri sakura. Karena ia sudah berjanji pada dirinya sendiri, ia tidak akan menunda atau menunggu untuk bisa kembali ke Indonesia demi seseorang yang amat dirindukan. Meskipun harus menempuh jalan yang panjang, sukar, dan terjal. Ia siap menanggung segala konsekuensi asalkan bisa bertemu dengan orang itu.
  
Ada sebuah misi besar yang membuat Seruni jauh-jauh datang ke Indonesia. Ia tahu bahwa tindakannya ini bisa menghancurkan dirinya, tapi Seruni sudah siap menanggung segala risiko.

Tak ada jalan kembali. Rahasia, luka, dendam, dan kebohongan yang terkubur selama bertahun-tahun pelan-pelan akan terkuak.

Lalu, sebuah hal yang tak diduga terjadi dan meluruhkan seluruh tekad Seruni, memaksanya untuk mundur. Lalu, apa yang akan dilakukan Seruni? Menuntaskan misi atau menundanya? Atau justru menghentikannya saat itu juga? 
***

Selasa, 09 Mei 2017

Perjalanan Bersama Literacy Awards 2017 - Part 3

25 Finalis Literacy Awards
           Perjalanan bersama Literacy Awards by Baznas dan Republika memasuki hari terakhir dan ternyata belum benar-benar berakhir.  
Tanggal 1 Mei 2017, 
        Hari ini merupakan hari yang cukup mendebarkan untuk seluruh finalis, karena setiap finalis akan mempresentasikan program yang kemudian dinilai oleh dewan juri. Tim dewan juri terdiri dari 3 orang, yaitu Ir. Mintarti M.Si dari P2 SDM, LPPM IPB (Penggerak 170 posdaya binaan IPB), Syahruddin El Fikri (Kepala Redaksi Republika Penerbit), dan Ahmad Fikri (Direktur Baznas Tanggap Bencana, Kepala Bagian Kemanusiaan Baznas).

Senin, 08 Mei 2017

Perjalanan Bersama Literacy Awards 2017 - Part 2

         Postingan ini masih merupakan lanjutan dari cerita Perjalanan Saya Bersama Literacy Awards 2017 By Baznas &  Republika, semoga masih berkenan untuk membaca~ 
Cerita sebelumnya, bisa dilihat di sini.  

Tanggal 29 April 2017, 
     Sebagian besar acara hari ini adalah "acara bebas" 😅 . Acara bebas yang dimaksudkan adalah menunggu seluruh peserta tiba di tempat acara yaitu di SMP Cendekia Baznas di daerah Cirangkong, Cibungbulan, Kab.Bogor. Tempat acara berada di gedung asrama putri, saya satu kamar dengan Bu Elys dan Bu Heni yang berasal dari Binjai, Mba Dessy dari Depok, dan Mba Maya dari Jakarta. :))

Jumat, 05 Mei 2017

Perjalanan Bersama Literacy Awards 2017 - Part 1

Assalamu'alaikum~
Haiiii ....

     Postingan kali ini saya akan menceritakan perjalanan dan pengalaman saya ketika mengikuti serangkaian kegiatan Literacy Awards 2017 yang diadakan oleh Baznas & Republika selama 3 hari 2 malam, yaitu pada tanggal 29 April 2017 - 1 Mei 2017. Naah, postingan ini akan saya bagi menjadi beberapa part. Part 1 ini akan berisi perjalanan awal saya mengenal Literacy Awards 2017 hingga menjadi 25 besar.

Minggu, 26 Maret 2017

[Resensi Buku] Ayah…Kisah Buya Hamka – Irfan Hamka



[Identitas Buku]
Judul Buku    : Ayah… Kisah Buya Hamka
Penulis          : Irfan Hamka
Penerbit        : Republika Penerbit
Cetakan        : Cetakan XII
Tahun Terbit : September 2016
Halaman       : 324 halaman 
ISBN           : 978 - 602 – 8997 – 71 – 3
Harga           : Rp. 49.000,- (sebelum diskon di http://bukurepublika.id/products/detail/5/AyahKisah-Buya-Hamka)
My Rating     : 3.8 / 5 bintang 
****
[Blurb]
       Buku Ayah… memuat serangkaian kisah tentang Buya Hamka di mata anak kandungnya, Irfan Hamka, yang meliputi kehidupan masa kecil, remaja, dewasa, berkeluarga, hingga memiliki 12 orang anak; memulai jalan dakwah sebagai politisi, sastrawan, dan ulama; akidah dan pedoman hidup Buya Hamka; hubungan Buya Hamka dengan Masjid Agung Al-Azhar, Kebayoran Baru; bagaimana kehidupan Buya Hamka ketika istri tercintanya meninggal dunia; menghadapi fitnah, kebencian, dan penjara; jiwa yang pemaaf dan lapang dada; nasihat-nasihat Buya; Buya seorang sufi?; hingga saat Buya Hamka meninggal dunia.
 
      Semua kisah diceritakan dan dikemas dalam tulisan yang ringan, mengalir, dan sarat dengan pesan moral dan keteladanan.

       Pengantar dari Dr. Taufiq Ismail semakin melengkapi keindahan buku ini. 

Senin, 26 Desember 2016

[Resensi Novel] Tentang Kamu – Tere Liye



[Identitas Buku]
Judul Buku      : Tentang Kamu
Penulis             : Tere Liye
Editor              : Triana Rahmawati
Penerbit           : Republika Penerbit
Cetakan           : Cetakan Ke-1
Tahun Terbit    : Oktober 2016
Halaman          : 524 halaman
ISBN               : 978-602-08-2234-1
Harga              : Rp. 79.000,- (sebelum diskon di http://bukurepublika.id/products/detail/279/Tentang-Kamu)
My Rating       : 5 / 5 *
 ***** 
[Resensi]
“Apa harta yang akan dibawa mati saat kita meninggal?”

Zaman menjawab pendek, “Tidak ada, Sir, selain apa-apa yang kita belanjakan untuk kebaikan. Sisanya akan ditinggalkan, bahkan diperebutkan.” (Hal. 430)


Zaman Zulkarnaen adalah seorang pengacara di firma hukum Thompson & Co. Firma hukum ini berada di bidang heir hunters, yaitu firma hukum yang secara khusus menangani masalah harta yang ditinggalkan tanpa wasiat. Heir hunters lebih mirip detektif meskipun mereka seorang lawyer, karena mereka bertugas untuk mencari ahli waris yang tepat dari harta yang ditinggalkan, yang kemudian akan memberikan penyelesaian terhadap harta waris tersebut dengan seadil-adilnya.
Hari itu, Zaman tidak menyangka jika dirinya mendapatkan sebuah tugas unik sekaligus memusingkan, bagaimana tidak unik, jika kliennya ini meninggal di sebuah panti jompo di Paris, terlihat biasa saja bukan?. Namun, pada kenyataannya kliennya ini mewariskan aset berbentuk kepemilikan saham senilai satu miliar poundsterling, atau setara 19 triliun rupiah. Dengan warisan sebanyak itu, dia lebih kaya dari ratu Inggris. Lalu, mengapa justru Ia berakhir di sebuah panti jompo sederhana di kota Paris? Dan yang menjadikan kasus ini menjadi sangat unik untuk Zaman adalah kenyataan bahwa kliennya merupakan orang Indonesia, negara asal Zaman. Sedangkan, fakta yang membuat Zaman pusing adalah kenyataan bahwa sang klien tidak meninggalkan surat wasiat kepada Thompson & Co.
“… Firma hukum kita hanya menyimpan surat keterangan jika wanita tua ini adalah pemilik sah 1% surat saham di perusahaan besar. Surat keterangan itu dititipkan beberapa tahun lalu oleh pihak ketiga, melalui pos. … Thompson & Co. diberikan mandat untuk menyelesaikan harta warisan wanita tua ini seadil-adilnya sesuai hukum yang berlaku.” (Hal. 13)


Senin, 14 November 2016

[Resensi Novel] Pudarnya Pesona Cleopatra Karya Habiburrahman El Shirazy



[Identitas Buku]
Judul Buku     : Pudarnya Pesona Cleopatra
Penulis           : Habiburrahman El Shirazy
Penerbit          : Republika
Cetakan          : Cetakan Ke-24
Tahun Terbit    : Juni 2016
Tebal Buku      : 110 Halaman
ISBN               : 979-360-400-X
Harga              : Rp. 24.000,- (http://bukurepublika.id/)
--------------------
[Sinopsis]
       Tak terasa air mataku mengalir, dadaku sesak oleh rasa haru yang luar biasa. Tangisku meledak, dalam isak tangisku semua kebaikan Raihana selama ini terbayang. Wajahnya yang teduh dan baby face, pengorbanan dan pengabdiannya yang tiada putusnya, suaranya yang lembut, tangisnya mengalirkan perasaan haru dan cinta. Ya cinta itu datang dalam keharuan. Dalam keharuan terasa ada hawa sejuk turun dari langit dan merasuk dalam jiwaku. Seketika itu, pesona kecantikan Cleopatra memudar…
       … Segera kukejar waktu untuk membagi cintaku pada Raihana. Membagi rinduku yang tiba-tiba memenuhi rongga dada. Air mataku berderai-derai. Kukebut kendaraanku. Kupacu kencang diiringi derai air mata yang tiada henti menetes dijalanan. Aku tak peduli. Aku ingin segera sampai dan melupakan semua rasa cinta ini padanya. Padanya yang berhati mulia. Begitu sampai di halaman rumah mertua, nyaris tangisku meledak, kutahan dengan mengambil nafas panjang dan mengusap air mata. Melihat kedatanganku ibu mertua serta merta memelukku dan menangis tersedu-sedu. Aku jadi heran dan ikut menangis.
“Mana Raihana Bu?”
Ibu mertua hanya menangis dan menangis. Aku terus bertanya apa sebenenarnya yang terjadi.
“Istrimu, Raihana istrimu dan anakmu yang dikandungnya!”
“Ada apa dengan dia!”
“Dia …”
------------
      Buku ini sebenarnya saya dapatkan dari Penerbit Republika, dan merupakan buku dari hasil buntelan menang kuis  #TokohFiksi di twitter yang diadakan oleh akun [at]bukurepublika, saya mendapatkan 3 buah novel terbitan Republika, salah satunya adalah buku ini. Sebagai ucapan terimakasih atas paket bukunya, maka saya ingin membuat resensi bukunya setelah saya membaca buku-buku tersebut. :D
-----------